10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

Kali ini kami akan ulas berkaitan dengan 10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia. Tak semua orang memahami pentingnya menciptakan adat istiadat makan yang sehat di rumah. Beberapa besar masyarakat kelas ekonomi menengah yang memiliki jam kerja sibuk dan anggaran terbatas cenderung lebih mempercayakan makanan mereka pada kafe cepat saji.

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

Di Amerika saja yang merupakan negara maju, jumlah penduduk yang memiliki adat istiadat sehat kian meriurun dari tahun ke tahun. Berdasarkan survei Gallup pada Mei 2011, penduduk yang punya kebiasaan makan buruk bertambah 4,5 juta orang di banding tahun sebelumnya.

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

Selalu ada alasan bagi orang-orang untuk jatuh sakit. Tahukah Anda bahwa beberapa besar penyakit disebabkan oleh budaya, bukan keturunan? Buah-anak cenderung menderita penyakit yang sama dengan orang tua mereka. Bukan cuma sebab mereka mewarisi gen yang menyebabkan penyakit itu. Melainkan karena mewarisi kultur-budaya gaya hidup yang menyebabkan penyakit tersebut.

Sebagai model, hasil studi menampilkan bahwa penyebab utama obesitas pada anak-buah hati ialah kebiasaan makan yang tak sehat yang menjadikan popularitas obesitas di kalangan anak-anak zaman kini, bukan persoalan genetis. (Dari University of Michigan Cardiovascular Center, 2011).

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

Keluarga yang mengaplikasikan budaya makan sehat semenjak kecil akan menularkan budaya tersebut kepada buah hati-si kecil dan generasi sesudahnya. Sayangnya, tak segala orang memahami kultur makan yang sehat. Terdapat setidaknya 10 kultur makan yang buruk yang biasa dijalankan oleh masyarakat ketika ini, yaitu:

1. Makan gak teratur

Sebab bermacam-macam alasan, makan tak teratur menjadi sering dilaksanakan. Walaupun pola makan yang tak teratur akan mengacaukan metabolisme tubuh. Tahukah Anda bahwa jam biologis tubuh memengaruhi berat badan?

Padahal jumlah kalori yang dikonsumsi sama, orang yang makan tak teratur cenderung akan mengalami kenaikan berat badan lebih cepat dan lebih banyak ketimbang orang yang makan teratur. (Dari Centre for Sleep and Circadian Biology, 2011).

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

2. Makan berlebihan

Tidak peduli perut sudah menjerit begah, Anda terus saja menjejalkan makanan ke dalam mulut. Anda makan sampai piring bersih, bahkan ikut membersihkan piring orang di sebelah Anda. Ini membahayakan bagi kesehatan. Terutama berpengaruh bagi kelebihan berat badan dan obesitas.

Studi terupdate menampakkan bahwa orang yang makan berlebihan, walaupun hanya dalam periode singkat, akan mengalami pengaruh buruk dalam bentang panjang. Istilahnya: “A moment on the lips, forever on the hips”. Makan berlebihan selama satu bulan, umpamanya, akan berdampak pada kenaikan berat badan dan penumpukan lemak tubuh selama bertahun-tahun kemudian. (Dari Nutrition & Metabolism, Linkoping University, Sweden, 2010).

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

3. Makan terburu-buru

Kegiatan kerja dapat menjadi pemicu untuk makan terburu-buru. Anda makan di kendaraan beroda empat atau di perjalanan, dan seringkali menyantap apa saja yang gampang dibeli, sehingga gizi yang terkandung dalam makanan tidak sempat dilihat. Konsumsi makanan tak sehat malahan dijalankan.

Meski terburu-buru atau mengobrol sambil makan tak dianjurkan karena akan buang enzim dari makanan, Anda juga tak mengunyah makanan dengan baik sehingga merugikan pencernaan. Bila dibiasakan, ini akan memperburuk kesehatan Anda.

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

4. Makan junk food

Junk food disebut sebagai “makanan sampah”. Anda mengonsumsi junk food mungkin sebab bosan. Yakni bosan makan makanan yang sama hari demi hari, dan junk food malah menjadi pilihan. Sesungguhnya-hati, di balik rasa lezat junk food terkandung kalori tinggi, padat lemak, padat gula, tinggi garam, dan kurang gizi. Tubuh gampang gemuk dikala makan Junk food dan seringkali makanan ini mengandung zat aditif yang membuat ketagihan.

5. Makan larut malam

Hasilnya tak ada larangan untuk makan larut malam. Akan tetapi makan larut malam sering berupa ngemil dan mengkonsumsi kalori berlebihan. Sesudah ini terjadi mungkin sebab bosan, atau lelah sepulang kerja, atau sebab ada godaan (hendak tidur tiba-tiba ada tukang nasi goreng melalui di depan rumah).

Sesungguhnya-hati, berat badan Anda akan naik bila membiasakan diri makan makanan padat kalori sebelum tidur. Seseorang yang makan banyak sebelum tidur, tubuhnya akan melepaskan insulin dalam jumlah besar. Insulin inilah yang akan menyimpan seluruh makanan itu sebagai lemak. Sebaiknya, berhenti makan satu jam sebelum tidur, atau sekiranya amat lapar makanlah buah saja karena kencang dicerna.

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

6. Melewatkan jam makan

Mungkin karena tidak sempat, atau sebab takut gemuk. Anda berdaya upaya tidak apa-apa melewatkan waktu makan. Ini berbahaya karena sekiranya Anda melewatkan jam makan, rasa lapar meningkat dan Anda juga mungkin mengalami penurunan kadar gula darah.

Banyak orang mengompensasi hal ini dengan makan makanan yang lebih banyak di waktu selanjutnya atau dengan ngemil berlebihan. Tak, berat badan bahkan meningkat. Jadi, pastikan untuk sarapan, makan siang, dan makan malam tiap hari, pas pada waktunya.

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

7. Makan ketika stres

Banyak orang memakai makanan untuk meredakan stres. Sekiranya hari yang panjang dan sulit di daerah kerja, umpamanya, makan sebungkus besar krupuk kentang dan minum sebotol besar soft drink bisa menjadi opsi yang menarik. Makan dengan metode ini, bagaimanapun, akan meningkatkan berat badan.

8. Diet sehat kemudian berbuka sepuasnya

Anda makan sehat selama seminggu, tapi makan sepuasnya pada akhir pekan. Apa bahkan tujuan Anda, mau menurunkan berat badan atau cuma mempertahankannya (makan seperti ini tidak akan membikin Anda berhasil menempuh tujuan).

Lima hari diet ketat jadi tak berarti gara-gara “berbuka sepuasnya” di akhir minggu. Seandainya makan sepuasnya, Anda dapat saja mengkonsumsi jumlah kalori yang harus cukup untuk 3 hari! Diet seminggu malahan jadi percuma.

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

9. Ga memahami apa yang dimakan

Berapa banyak kalori dalam makanan Anda? Apakah mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang membahayakan bagi tubuh? Apakah mengandung kadar gula tinggi atau garam tinggi yang bisa memicu penyakit? Pertanyaan-pertanyaan ini seringkali diacuhkan ketika kita sudah menghadapi makanan yang menggugah selera.

Banyak orang tidak memandang kandungan gizi pada makanan mereka sehari-hari, terutamanya saat makan di restoran. Kurangnya gizi akan berujung pada kekurangan nutrisi, dan kalori yang tinggi gampang disimpan sebagai lemak dalam tubuh Anda.

10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia

10. Makan dalam porsi besar sekaligus

Seperti adat istiadat makan yang buruk lainnya, makan makanan lebih dari kebutuhan tubuh yakni perilaku awam. Setelah ini bisa terjadi karena bermacam alasan. terlalu lapar, Anda mungkin makan lebih banyak. menghadiri suatu jamuan makan atau pesta besar yang dipenuhi makanan yang menarik hati, Anda juga mungkin terpengaruh untuk makan sepuasnya.

Makan dalam porsi besar sekaligus membikin Anda tak bisa mengatur jumlah kalori dan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. itu, makan sampai begah juga membuat Anda jadi malas dan mengantuk.

Demikian info berkaitan dengan 10 Pola Makan yang Buruk di Indonesia, kami harap artikel kali ini membantu sahabat semua. Mohon artikel ini dishare biar semakin banyak yang mendapatkan manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *